KIP Cinta IV PT PTI Disorot, Karung Pasir Disebut Masuk Kapal lalu Kembali ke Darat


Jejakdigital.co.id-BANGKA SELATAN — Aktivitas di sekitar KIP Cinta IV milik PT PTI yang berada di perairan Sukadamai, Pulau Dapur, Kabupaten Bangka Selatan, menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai pergerakan puluhan karung berisi pasir.

Informasi yang dihimpun awak media dari lapangan menyebutkan, aktivitas tersebut terjadi beberapa minggu lalu. Sejumlah karung berisi pasir disebut berasal dari kawasan pantai, kemudian diangkut menggunakan kapal nelayan menuju KIP Cinta IV.

Setibanya di lokasi, karung-karung tersebut disebut dinaikkan ke atas KIP. Namun, yang menjadi perhatian, pada keesokan harinya puluhan karung itu kembali diturunkan dan dibawa ke darat.

Pola pengangkutan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai tujuan sebenarnya dari material yang dibawa ke kapal tersebut.

Salah seorang warga yang mengetahui aktivitas itu membenarkan adanya pengangkutan karung pasir menuju KIP.

“Beberapa minggu lalu memang ada pengambilan pasir pantai menggunakan karung yang diangkut ke dalam kapal nelayan dan kemudian dilangsir ke KIP Cinta IV. Setelah diangkut ke KIP, puluhan karung pasir tersebut pada keesokan harinya dibawa atau diturunkan kembali ke darat,” ujar warga tersebut.

Sementara itu, Ketua HNSI DPC Bangka Selatan, Rambo, mengaku mengetahui adanya masyarakat yang membawa karung berisi pasir ke KIP Cinta IV. Namun, ia mengaku tidak mengetahui mengenai aktivitas penurunan kembali karung tersebut ke darat.

“Memang ada dari masyarakat membawa karung berisi pasir tersebut ke KIP, namun saya tidak mengetahui adanya pengangkutan turun kembali ke darat,” kata Rambo.

Menurut Rambo, berdasarkan informasi yang diketahuinya, KIP Cinta IV saat ini sedang dalam proses perbaikan dan belum melakukan kegiatan produksi.

“Setahu saya KIP itu dalam perbaikan dan kemungkinan bisa jadi pasir itu untuk keperluan perbaikan. Tapi lebih lengkapnya tanya ke Direktur DR yang lebih tahu,” ujarnya.

Meski demikian, keterangan tersebut belum menjelaskan secara rinci mengapa material pasir dari pantai harus melalui proses pengangkutan menggunakan kapal nelayan menuju KIP sebelum kemudian kembali diturunkan ke darat.

Selain itu, status kegiatan KIP Cinta IV selama masa perbaikan juga perlu diperjelas, termasuk apabila terdapat catatan produksi bijih timah pada periode ketika KIP disebut tidak beroperasi.

Awak media juga masih berupaya memperoleh penjelasan dari pihak PT PTI, Direktur DR, Dinas ESDM dan instansi terkait mengenai fungsi material tersebut serta pengawasan terhadap aktivitas di sekitar KIP Cinta IV.

Pemberitaan ini masih terbuka terhadap klarifikasi dan hak jawab dari seluruh pihak yang disebut.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • KIP Cinta IV PT PTI Disorot, Karung Pasir Disebut Masuk Kapal lalu Kembali ke Darat
  • KIP Cinta IV PT PTI Disorot, Karung Pasir Disebut Masuk Kapal lalu Kembali ke Darat
  • KIP Cinta IV PT PTI Disorot, Karung Pasir Disebut Masuk Kapal lalu Kembali ke Darat
  • KIP Cinta IV PT PTI Disorot, Karung Pasir Disebut Masuk Kapal lalu Kembali ke Darat
  • KIP Cinta IV PT PTI Disorot, Karung Pasir Disebut Masuk Kapal lalu Kembali ke Darat
  • KIP Cinta IV PT PTI Disorot, Karung Pasir Disebut Masuk Kapal lalu Kembali ke Darat

Posting Komentar